Trend Make-up Cemong New York Fashion Week Mungkin Menyontek Wanita Myanmar

0
625
Myanmar traditional make-up (kiri), New York Fashion Week make-up (kanan)

Onweekend- Beberpa waktu lalu, New York Fashion Week muncul dengan sebuah kegilaan. Perhelatan busana ini menampilkan model dengan busana plastik lengkap dengan riasan wajah yang bisa membuat tertawa. Wajah cantik para catwalker dibubuhi sesuatu yang aneh dan mendobrak aturan cantik yang seharusnya. Darimana inspirasi ini bermula? Entahlah, tak ada yang tau muaranya.

Yang jelas, make-up serupa ala NYFW adalah sesuatu yang sangat lumrah bagi perempuan asli Myanmar. Orang-orang Myanmar biasa menyebutnya dengan Thanaka. Mereka terbiasa dengan riasan model begini sejak beratus tahun lalu. Jika anda berkunjung ke Myanmar, jangan kaget jika menemui banyak orang bermuka kuning, bahkan sampai ke leher hingga lengan berjalan-jalan di tengah perkotaan.

Thanaka terbuat dari kulit kayu atau akar pohon bernama serupa. Mengolahnya cukup mudah. Anda cukup menggilingnya dan menambahkan bubuk thanaka dengan sedikit air. Penduduk setempat percaya jika Thanaka adalah sesuatu yang baik untuk menjaga kulit tetap cantik. Selain berfungsi sebagai pemutih, bedak tradisional ini juga dipercaya mampu mengecilkan pori-pori, mengontrol minyak berlebih dan melembabkan wajah secara alami. Wow, jika membeli di sebuah toko, anda harus merogoh kocek yang cukup lumayan untuk mendapatkan khasiat yang demikian.

Menariknya, perempuan-perempuan Myanmar terbiasa mengoleskan Thanaka ke wajah dengan pola beragam. Mereka bisa membuat lingkaran, garis-garis atau bentuk lain seperti pola daun dan bentuk hati. Persis seperti pola riasan dalam NYFW Kamis lalu.

Saking menganggap sakral produk kecantikan lokal ini, penduduk Myanmar kerap menggelar lomba menggiling Thanaka setiap tahunnya. Para laki-laki menari ketika para gadis sibuk menggiling. Setelah krim selesai, orang-orang berlomba mengoleskan krim ke patung budha dan kemudian membasuhnya dengan handuk basah. Jika kamu kebetulan ada di sana, handuk basah tersebut bisa kamu bawa sebagai oleh-oleh langka khas Myanmar. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here