Traveling ke Bangka, Kamu Wajib ke Camoik Aek Biru

0
1040
Camoik Aek Biru
Camoik Aek Biru menjadi salah satu tujuan wisata wajib jika kamu ke Bangka, foto: dok

OnWeekend – Sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia, tak heran jika di Bangka Belitung terdapat banyak bekas galian tambang yang menganga dan tak terurus. Namun, tidak semua dari eksploitasi tambang itu menjadi tempat yang tak berguna.

Di desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, perbatasan Bangka Tengah dan Selatan, terdapat satu bekas galian tambang yang sempat menjadi perbincangan netizen di di social media pada 2014-2015 lalu. Camoi Aek Biru, begitulah masyarakat Bangka menyebut bekas galian tambang itu.

Bekas galian tambang ini telah menjelma jadi satu tujuan wisata baru di Pulau Bangka. Biasanya, setiap akhir pekan Camoik Aek Biru ramai dikunjungi wisatawan lokal dari Pulau Bangka, Sumatra, Bahkan dari Pulau Jawa.

Pesona airnya yang berwarna biru serta dikelilingi pasir putih bekas galian tambang, membuat danau ini terlihat seperti danau yang dikelilingi bongkahan salju yang ada di kutub utara. Selain itu, pemandangan sekitar danau juga membuat suasana seperti di daratan eropa. Dari atas gundukan pasir putih yang mengeras, kamu dapat melihat pemandangan bukit-bukit yang ada di kejauhan.

Untuk mencapai lokasi Camoik Aek Biru pun tidak susah. Dari kota Pangkal Pinang hanya berjarak sekitar 50 kilometer atau sekitar satu jam perjalanan. Dari lokasi memulai perjalanan, kamu bisa menggunakan google maps sebagai penunjuk jalan. Peta digital tersebut akan menunjukan jalan hingga sampai ke Camoik Aek Biru.

Namun, untuk mencapai ke tempat tersebut, sebaiknya kamu menggunakan kendaraan pribadi atau sewa kendaraan bermotor. Karena belum ada angkutan umum dari Pangkal Pinang ke daerah lokasi Camoik Aek Biru.

Nama Camoi Aek Biru ini memang terdengar unik. Nama lokasi wisata ini berasal dari masyarakat Bangka sendiri. “Camoik” adalah istilah atau sebutan dari masyarakat Bangka untuk kolong atau bekas galian tambang yang sudah tidak terpakai. Sedangkan “aek” merupakan bahasa asli Melayu Bangka yang berarti air. Kata biru merujuk pada warna air pada bekas galian tambang.

Jadi, jika kamu punya rencana traveling ke Pulau Bangka, rasanya kamu wajib mengunjungi Camoik Aek Biru. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here