Taman Moya, Puncak Bogor dan Bukit Bintangnya Kota Ternate

0
784
Taman Moya
Taman Moya, Ternate, foto: dok

OnWeekend – Namanya Taman Moya, terletak di kaki gunung Gamalama, sepintas memang hampir mirip dengan Bukit Bintang di Jogja ataupun Puncak Bogor. Namun, jika dibanding dengan kedua lokasi tersebut, Taman Moya memiliki keunggulannya sendiri. Apa itu?

Kota Ternate nampaknya semakin serius dalam bersolek, ini terbukti dari pelbagai ruang publik yang bangun di sekitarnya. Ruang publik ini tak hanya difungsikan sebagai wadah sosialisasi masyarakat Kota Ternate, namun juga menjadi daya tarik untuk para wisatawan. Seperti layaknya taman-taman terkenal di Paris sana.

Akhir-akhir ini pemerintah Kota Ternate membangun beberapa taman yang ditata dengan menarik, salah-satunya adalah taman Moya ini. Taman yang namanya merujuk dari nama kelurahan ini berlokasi di ketinggian, sehingga dari sini kamu bisa menikmati keindahan lampu-lampu yang berpijar di seantero Kota Ternate.

Mencari pemandangan dengan kilauan lampu-lampu kota selalu membutuhkan waktu yang panjang. Contohnya para penduduk Jakarta, jika ingin menemukan suasana yang sejuk di Puncak Bogor, harus meluangkan waktu berjam-jam di jalan. Itupun jika tidak terkendala oleh kemacetan yang parah. Niatnya mau liburan malah suntuk duluan karena macet.

Begitupun dengan Bukit Bintang di Jogja, walaupun tidak harus melakukan perjalanan sejauh Puncak Bogor, tetap saja untuk ke Bukit Bintang memerlukan waktu yang cukup lama.

Suasana Taman Moya kala malam hari
Suasana Taman Moya kala malam hari

Nah, di Kota Ternate, jika kamu ingin merasakan suasana seperti kedua tempat di atas, kamu tak perlu melakukan perjalanan yang jauh, tak perlu juga khawatir dengan kemacetan yang bikin pusing. Ke Taman Moya dari pusat kota hanya menghabiskan waktu tak sampai 15 menit.

Selain itu, di Bukit Bintang dan Puncak Bogor secara umum memiliki pemandangan yang serupa, hamparan cahaya lampu dan juga gunung yang menjulang. Berbeda dengan di Taman Moya, di sini kamu tak hanya disajikan pemandangan lampu dan gunung saja, tetapi juga  pemandangan selat yang memisahkan antara pulau Tidore dan Ternate. Jadi di sini kamu tak hanya bisa menikmati pemandangan di malam hari saja, tapi juga di siang hari.

Bisa juga sembari nyantai menikmati jajanan di sekitar taman dengan pemandangan kota Ternate dari ketinggian.

Ternate, kota yang memiliki romantisme masa lalu ini seakan mulai tak ingin seperti Raisa, terjebak masa lalu, atau terus menerus mengandalkan sisa-sisa kejayaan yang lampau, namun hal itu  harus tetap diimbangi dengan keseriusan penataan kota yang menarik, sehingga bukan hanya masa lalu yang diunggulkan namun juga kenyamanan lokasi wisata juga perlu diperhatikan. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here