Solo: Sejarah, Kuliner dan Belanja

0
700
Keraton Kasunan Surakarta, foto: dok

Jangan heran ketika musim liburan tiba kota-kota tujuan wisata disesaki oleh para pelancong dari luar kota. Karena itu telah menjadi semacam ritual wajib bagi mereka yang ingin melepaskan penat atau stress karena pekerjaan. Atau juga karena ingin mengajak keluarga menikmati suasana kota-kota di Indonesia.

Kalau liburan menikmati suasana kota, selain Jogja, Solo merupakan kota yang wajib dikunjungi. Namun, berbeda dengan Jogja atau kota-kota lain yang memiliki tempat rekreasi beragam. Jika ke Solo kita hanya akan menikmati sejarah, kuliner dan belanja.

Sejarah

Menikmati Solo tidak akan afdhol kalau tidak jalan-jalan ke keraton-keraton yang merupakan bagian dari sejarah kota kelahiran Presiden Joko Widodo itu. Siapa yang tak tahu Keraton Kasunanan Surakarta sebagai cikal bakal kota Surakarta. Selain sebagai tempat tinggal raja, berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta kita akan diajak melihat kilas balik sejarah, budaya dan seni kota Solo.

Di Keraton Surakarta ini banyak terdapat benda-benda peninggalan sejarah. Sebut saja keris, kereta kencana, wayang, dan tidak ketinggalan silsilah keluarga Keraton Kasunanan Surakarta.

Bergeser ke Jalan Ronggowarsito, Solo, kita sampai di Istana Mangkunegaran. Masuk ke Istana yang didirikan oleh Raden Mas Said ini, kita akan melihat hampir keseluruhan bangunan terbuat dari kayu jati. Seperti Keraton Kasunanan Surakarta, Istana Mangkunegaran juga terdapat benda-benda sejarah seperti mahkota pangeran dan senjata-senjata yang digunakan saat perang dahulu.

Jika berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta dan Istana Mangkunegaran jangan lupa tanyakan kepada pemandu anda bagaimana sejarah kedua tempat tersebut.

Kuliner

Setelah berkunjung ke tempat-tempat bersejarah, jangan takut kalori Anda akan terbuang dan berkurang. Solo merupakan salah satu surga kuliner yang akan mengembalikan kalori dan menambah lemak di tubuh Anda. Kemana pun Anda berkunjung ke tempat-tempat di Solo, pasti tak jauh dari tempat itu akan menemukan tempat makan yang menggugah selera.

Sebut saja ayam goreng Mbah Karto yang terletak di Sukoharjo, yang terkenal dengan sambal blondonya. Tempat ini menjadi salah satu tujuan kuliner Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika pulang atau sedang berkunjung ke daerah sekitar Solo.

Masih banyak kuliner yang akan menggugah selera lidah Anda. Sebut saja soto Triwindu, sate Pak Bejo, gule goreng Ngarsopuro, tengkleng Mbak Dyah, nasi liwet Keprabon, Es Krim Tentrem, Gudeg Ceker Margoyudan, Selat Vien, dan Surabi Notosuman.

Seperti kebanyakan tempat makan di daerah lain, biasanya tempat makan di daerah Solo dan sekitarnya dinamai dengan nama tempat atau nama pemilik warung makan.

 

Belanja

Dan yang terakhir yang mesti dilakukan jika jalan-jalan ke Solo adalah belanja. Ada Pasar Klewer yang sudah tidak asing lagi ditelinga pelancong. Di pasar ini Anda bisa belanja apapun, tapi yang menjadi primadona disana adalah batik. Namun, pasca kebakaran pada akhir 2014 lalu pasar tersebut kini pindah lokasi. Meskipun tidak jauh dari lokasi sebelumnya kesan yang didapat berbeda.

Atau jika Anda kurang puas dengan batik di Pasar Klewer, Anda bisa ke kampung batik Laweyan dan kampung batik Kauman. Di tempat ini Anda akan banyak menemuni batik cap dan batik tulis. Namun, hati-hati berbelanja disini karena tidak semua harga batik yang dipajang murah.

 

Jika ingin mencari barang-barang antik sebaiknya langsung menuju Pasar Triwindu yang letaknya tak jauh dari Istana Mangkunegaran, tepatnya di Jalan Dipenogoro.  Sejarah pasar ini juga masih ada kaitannya dengan Mangkunegaran. Sejarahnya pasar ini adalah kado ulang tahun Gusti Putri Mangkunegaran VII. Di pasar ini Anda akan menemukan berbagai barang antik yang jarang Anda temui sebelumnya. Uang logam kuno, setrika arang, bahkan sampai telivisi jaman dahulu ada di pasar ini.

(@albanickma)

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here