Mulai Berbenah, Riau Andalkan Wisata Budaya dan Kuliner

0
598
wonderful riau
foto: ist

OnWeekend – Provinsi Riau dulu terdiri dari Kepri (Kepulauan Riau), Batam, Bintan, Anambas, Tj Balai Karimun, sampai ke Natuna. Tapi kini dari segi pariwisata, Kepri memang lebih banyak dikunjungi wisatawan mancanegara. Kepri sejak awal sudah memposisikan sebagai pintu ketiga terbesar bagi masuknya wisatawan mancanegara ke tanah air, setelah Jakarta dan Bali.

Melihat kemajuan dari Kepri, kini Riau harus kerja keras untuk mengejar. “Kami serius. Kami sudah berkali-kali mendengarkan presentasi Pak Menpar Arief Yahya, soal core economy bangsa Indonesia ke depan. Minyak dan gas bumi turun, batubara juga ikut turun. Kelapa sawit pun, tiga andalan utama Riau trend-nya terus menurun. Maka Pariwisata menjadi point penting untuk menjemput masa depan,” ucap Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman.

Untuk memaksimalkan potensi Riau, pemprov mulai mengemas secara apik dan sistematis untuk menarik wisatawan. Riau punya Gelombang Bono yang merupakan salah satu keajaiban Indonesia. Di muara sungai itu, ombaknya mencapai 6 meter dan panjang gelombangnya mencapai 300 meter.

Gelombang Bono di Teluk Meranti, Sungai Kampar, Kabupaten Palalawan, Riau merupakan salah satu surga bagi peselancar dunia untuk menikmati  surfing di atas air yang sedikit cokelat karena perpaduan air laut dan sungai itu.

Beragam inovasi dan kreativitas terus dilakukan oleh Pemda Riau Mulai dari mengemas dan mempromosikan potensi kuliner, pengembangan ekonomi kreatif hingga wisata budaya serta ekowisata yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Langkah konkret tersebut terlihat saat Sabtu (10/12) malam. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau menggelar Festival Makanan Melayu atau lebih dikenal dengan Riau Food Melayu Festival 2016.  Food Melayu Festival merupakan salah satu kegiatan promosi wisata kuliner di Riau, yang digelar mulai, 10-11 Desember 2016, di Jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru.

Dengan potensi beragam kuliner yang menjanjikan, Riau menyempurnakan potensi wisata yang terus menjadi perhatian nasional hingga mancanegara. ‘’Ini adalah langkah inovatif dalam mendukung pengembangan potensi pariwisata. Ini juga sebagai rentetan jalan kita menggali demi menggali potensi pariwisata yang ada. Termasuk wisata kuliner yang ada di Riau,” imbuh Gubernur Arsya. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here