Lima Sarapan Tradisional Khas Kolombia

0
1122
Changua
Changua, foto: ist

OnWeekend – Di Indonesia terdapat berbagai menu masakan yang khas untuk sarapan. Masyarakat yang tinggal di perkotaan misalnya, terbiasa dengan sarapan yang berbahan dasar beras seperti lontong sayur, bubur ayam, atau nasi uduk.

Tak hanya di Indonesia,  di Kolombia  juga punya makanan yang khas dan bervariasi dari daerah ke daerah. Mulai dari sup daging panas sampai roti jagung yang diisi dengan keju.

Jika kamu berkeinginan untuk berlibur dan menjelajahi Bogota dan sekitarnya. Kamu haru mencoba sarapan tradisional Kolombia.

Seperti dikutip dari Lonely Planet, semua dibuat dengan bahan-bahan lokal, berikut adalah lima sarapan tradisional Kolombia yang harus kamu coba.

Arepas: makanan favorit Kolombia

Arepas
Arepas, foto: ist

Arepas adalah makanan favorit di Kolombia dan mungkin salah satu kuliner yang harus kamu coba. Jika diartikan, Arepas adalah ‘kue jagung’, arepas terbuat dari kuning atau putih jagung,  masing-masing daerah menyajikan berbeda – dari goreng renyah, manis, lembut dan cheesy.

Di daerah yang kaya kopi, arepas disajikan tipis, datar dan renyah, disiram mentega dengan keju. Arepas di wilayah Andean disajikan  manis, atau diisi atasnya dengan keju, telur, ham, Chicharron (babi goreng kulit), daging sapi atau ayam.

Sepanjang pantai Karibia, arepas menyerupai hamburger patty dan banyak ditaburi keju asin, atau penuh minyak dan digoreng dengan telur yang dimasak lebih lama, seperti arepa de huevo.

Arepa ini dapat ditemukan di hampir setiap sudut di Bogotá. Tapi, untuk mendapatkan rasa yang otentik, kamu bisa menemukannya di Narcobollo atau Gaira Café, yang dimiliki oleh penyanyi Kolombia yang terkenal, Carlos Vives. Untuk merasakan arepa keju dan ham, kamu bisa ke Puerto Arepa de la Primera.

Changua: Sup susu bergizi bagi kesehatan

Changua
Changua, foto: ist

Suku-suku pribumi yang pernah menjelajahi pusat Andes mungkin telah menghilang, tetapi beberapa tradisi kuliner mereka belum hilang. Changua, sup yang enak dibuat dengan susu, telur rebus dan bawang hijau, enak di perut dan cocok untuk vegetarian.

Sup ini umumnya dinikmati dengan beberapa almojábana, keju gulung terbaik yang dihidangkan saat panas. Dibuat dengan tepung jagung, telur dan cuajada (keju putih yang terbuat dari susu yang tidak dipasteurisasi), ini adalah hidangan yang sempurna untuk sup rumahan.

Kamu bisa mencoba perpaduan Chagua dengan Almojabana di La Puerta Falsa, kafe tertua di kota tersebut, atau di Pasteleria La Florida, toko roti di pusat kota berusia 80 tahun.

Aguapanela dan queso fresco: makanan klasik Kolombia

Aguapanela dan queso fresco
Aguapanela dan queso fresco, foto: ist

Sarapan klasik Kolombia ini memadukan aguapanela dan sepotong queso fresco (keju putih segar dan lembut). Aguapanela adalah minuman manis yang terbuat dari tebu mentah; minuman ini disukai di seluruh Kolombia.

Tingkat kehangatan minuman tersebut tergantung pada ketinggian suatu wilayah, juga disajikan dingin dan menyegarkan sepanjang pantai.

Di Bogotá, ritual untuk meminumnya pun beragam. Queso fresco biasanya dicelupkan ke dalam aguapanela atau cokelat panas. Sehingga membuat keju mudah meleleh kemudian dimakan menggunakan sendok.

Queso Fresco biasa dicelupkan ke dalam Aguapanela atau terkadang cokelat panas. Sehingga keju tersebut akan meleleh dan harus dimakan menggunakan sendok. Salah satu restoran yang menyediakan resep asli hidangan ini adalah Hibiscus Cafe.

Untuk sarapan yang sehat , kamu dapat menggabungkan aguapanela dengan huevos pericos (orak-arik telur dengan tomat dan bawang).

Caldo de Costilla

Caldo de Costilla
Caldo de Costilla

Caldo de Costilla adalah sejenis sup, hidangan khas dari daerah Andean yang dimakan di seluruh penjuru negeri. Makanan ini dimasak perlahan dan dibuat dengan tulang rusuk daging sapi, wortel, kentang, bawang putih dan daun ketumbar. Cara terbaik menikmatinya dengan beberapa arepas hangat.

Kamu akan menemukan banyak Caldo de Costilla di restoran 24 jam terkenal, Cañón del Chicamocha

Tamales

Tamales
Tamales

Berasal dari masa pra-Kolombia. Seperti arepas, Temales memiliki banyak variasi di berbagai daerah. Dibungkus daun pisang hijau padat dan  gurih – bisa ada sebanyak tiga jenis daging – dan diselimuti campuran tepung jagung lembut dan bumbu sayuran.

Tamale paling terkenal berasal dari wilayah Tolima dan dicintai begitu banyak yang bahkan ada hari khusus didedikasikan untuk mereka: 24 Juni. Makanan ini biasanya mencuci dengan secangkir baik aguapanela atau cokelat panas.

Makan tomales terbaik dapat kamu temukan di La Puerta Falsa.

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here