Kasih Sayang Keluarga, Rahasia Panjang Umur Orang Italia

0
697
Kasih sayang keluarga
Ilustrasi keluarga Italia, foto: ist

OnWeekend – Italia merupakan rumah terbaik bagi lansia. Berdasarkan laporan Eurostat, 6,5 persen penduduk Italia berusia 80 tahun atau lebih. Italia pun menjadi negara dengan populasi lansia 80 tahun terbesar di Eropa.

Negeri Menara Pisa itu lebih baik dari Yunani (6,3 persen) dan Spanyol (5,9 persen). Sementara negara dengan harapan hidup hingga 80 tahun terendah ialah Slovakia. Lansia 80 tahun di Italia masih memiliki harapan hidup hingga 9 tahun kemudian. Namun Prancis lebih baik dalam hal ini, di mana rata-rata masih memiliki harapan hidup sampai 11 tahun lagi.

Pada 2005 Swedia memimpin jumlah lansia 80 tahun dengan populasi 5,9 persen. Sedangkan Italia berada di belakangnya dengan 4,9 persen populasi. Keadaan menjadi terbalik sekarang, persentase lansia di Swedia 5,1 persen dari total populasi.

Berita buruknya, 2/3 populasi lansia Italia adalah wanita. Belum diketahui mengapa angka harapan hidup wanita lansia lebih tinggi daripada pria. Sementara secara keseluruhan terdapat 27 juta lansia 80 tahun di seluruh daratan Benua Biru.

Baca juga: Ingin Panjang Umur Sampai 100 Tahun, Mungkin Kita Bisa Hijrah ke Desa Ini

Fakta ini sangat mengejutkan, meskipun para ilmuwan telah melakukan penelitian terkait hal ini. Kasus lain, Desa Accrioli yang terletak di bagian barat Italia dihuni 700 orang, di mana 70 di antaranya berusia lebih dari 100 tahun. Kunci umur panjang mereka yaitu ikan laut, rosemary, dan sayuran lokal.

Yang lebih mencengangkan, diperkirakan terdapat sekitar 19.000 lansia di atas 100 tahun di Italia. Pola diet dan gaya hidup menjadi perhatian utama para peneliti. Namun benarkah tidak ada faktor lain?

Para centenarian (sebutan untuk yang hidup lebih dari satu abad) ini bukannya menjadi beban bagi keluarga meupun kerabat. Mereka sehat, mampu beraktifitas seperti orang lain pada umumnya, dan sangat jarang yang terkena katarak.

Gianni Pes, salah seorang peneliti yang sudah lama meriset fenomena ini menciptakan istilah “zona biru” untuk wilayah yang memiliki populasi centenarian tertinggi. Zona biru di Italia terdapat di Kepulauan Sardinia yang dilewati Laut Mediterania. Pes menyebutkan tiga zona biru lainnya di dunia, yaitu Pulau Okinawa (Jepang), Pulau Ikaria (Yunani), dan Semenanjung Nikoya (Costa Rika). Sebaiknya kita tak perlu bertanya umur ketika berkunjung ke tempat-tempat tersebut.

“75 smpai 80 persen fenomena ini disebabkan beberapa faktor, seperti diet dan faktor keluarga,” kata Pes seperti dilansir The Local.

Ikatan keluarga di Sardinia memang bisa dibilang sangat kuat. Sardinia juga tidak begitu terpengaruh dengan serbuan peradaban luar di era globalisasi. Namun demikian para ilmuan berupaya mengesampingkan faktor ini dan lebih suka meneliti pola hidup.

Kebanyakan penduduk Sardinia membiasakan diet daging. Sebagai gantinya mereka lebih memilih ikan laut, kacang-kacangan, anggur merah, sayur, dan keju lokal. Kandungan bahan-bahan makanan tersebut dipercaya mampu membuat tubuh awet muda dan sehat.

Penelitian klinis memang membuktikan bahwa keju yang terbuat dari susu domba mengandung bakteri laktobasilus yang dapat mengoptimasi kerja pencernaan serta menjaga kesehatan urine dan meningkatkan vitalitas.

Menyoal anggur, Sardinia terkenal dengan wine ruby-red Canonnau. Orang-orang di sana nyaris tak pernah alpa menyediakan minuman tersebut. Dan anggur mempunyai kandungan anti oksidan yang sangat tinggi.

Serangkaian penelitian tentang rahasia panjang umur orang Italia, terutama Sardinia diam-diam mendapat perhatian yang lebih luas. Tentu saja, sebab setiap orang di seluruh dunia pun ingin panjang umur. Permintaan global terhadap bahan makanan dari Sardinia meningkat. Giovanni Cagusi, Wali Kota Gavoi, Provinsi Nuoro secara sungguh-sungguh berharap ini menjadi peluang untuk meningkatkan ekonomi daerah.

“Jika permintaan ini terus meningkat, kita harus bisa bergerak lebih jauh ke area industri sebagai basis ekonomi dengan cara mengekspor makanan dan minuman tradisional,” kata Cagusi.

Ya, siapa yang tidak tergoda dengan hidup sehat dan iming-iming umur panjang. Banyak negara yang telah lebih dulu mendorong industri farmasi menjual harapan hidup dan kesehatan, walaupn contoh konkretnya tidak sebaik Sardinia yang punya banyak lansia sehat bugar.

Akan tetapi bagaimana jika hipotesis peneliti meleset? Dalam arti, mungkin saja rahasia sesungguhnya adalah ikatan keluarga yang harmonis. Sebab, kesehatan pikiran juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan jasmani.

Cagusi mengungkapkan sikap yang dianut masyarakat Sardinia pada orang tua. Secara umum mereka begitu menghormati orang tua dan memperlakukannya dengan sangat baik.

“Kasih sayang keluarga adalah kekuatan terbaik yang dapat melindungi tubuh dari penyakit. Jika Anda berusia 80 tahun dan hidup sendiri, itu sangat sulit,” ujar Cagusi.

Ya, apa pun caranya, kita lebih baik mendapatkan kasih sayang keluarga. Pergi rekreasi dan menyempatkan makan malam bersama orang-orang tersayang adalah metode mujarab, paling tidak untuk kualitas hidup kita. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here