“Jurus Kamehameha” Berawal Dari Bukit Ini

0
624
King Kamehameha
Patung Raja Kamehameha, foto: ist

OnWeekend – Penekun manga Dragon Ball pasti sudah hafal jurus ‘kamehameha’. Bagaimana tidak, di tiap episode komik atau layar kaca, ajian ini selalu ditunggu-tunggu sampai akhir. Kamehameha bukan sembarang praktik kanuragan. Baik Goku, rekan maupun lawan-lawannya tak pernah berhenti mempelajari kamehameha demi menjadi yang paling sakti. Namun tidak ada kamehameha yang paripurna.

Akira Toriyama, penulis komik Dragonball menjadikan kamehameha sebagai benchmark karyanya. Lakon boleh ganti, Goku bisa saja menua dan berketurunan, kamehameha tetap saja tak pernah kehilangan aktualitasnya. Ajian pamungkas ini pertama kali ditemukan Roshi alias Kamesenin, karakter master silat sekaligus maha guru Goku. Kakek tua ini mempelajarinya selama setengah abad. Dia berhasil mengeluarkan tenaga chi hingga memperoleh kamehameha. Kamehameha kemudian dipelajari banyak jagoan maupun antagonis Dragon Ball. Keseluruhan ada 40 varian kamehameha dalam rangkaian Dragon Ball.

Siapa sangka, Akira menciptakan kamehameha tidak asal mikir. Jurus ini diambil dari nama Raja Kamehameha, penguasa Hawaii pada abad 18. Kalau dipikir, mengapa Akira tidak mengutip saja nama raja-raja besar di Eropa dan Asia sebagai jurus andalannya. Misalnya, Julius Cesar atau Gengis Khan.

Sebuah versi menyebut ide jurus kamehameha muncul setelah Akira mengunjungi Hawai. Di sana dia melihat patung sang raja. Akira terinspirasi, kemudian berkontemplasi sebelum memutuskan nama jurus kamehameha. Sedangkan Nachi Nikami, istrinya berpendapat nama tersebut mudah diingat.

Namun anak-anak generasi 90an mendapatkan pesan yang luhur dari kamehameha. Ulasan historis membaptis Raja Kamehameha sebagai penguasa yang adil. Dia adalah seorang ksatria yang jenius, tangguh berperang sekaligus berbelas kasih, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kamehameha memimpin selama 37 tahun (1782-1819). Dia yang memperjuangkan unifikasi Hawai dan mendirikian Kingdom of Hawai.

Sebelum bersatu Hawaii terdiri atas suku-suku yang berkuasa di sejumlah wilayah. Ada nubuwat yang dipercaya masyarakat Hawai: Barangsiapa yang mampu memindahkan Batu Naha (Naha Stone), dialah yang berhak memimpin seluruh Hawai. Benda ini merupakan batuan vulkanik seberat 3,17 ton dan dipecaya menuimpan kekuatan supranatural. Secara ajaib Kamehameha sanggup memindahkan Batu Naha saat usianya 14 tahun. Dia pun berhak atas klaim memimpin daratan Hawai.

Sayangnya politik tidak sesederhana legenda. Kamehameha tetap saja harus menaklukkan daerah-daerah di Hawai. Pertempuran demi pertempuran berlangsung selama puluhan tahun. Satu persatu wilayah Hawai ditaklukkan melalui jalan perang. Namun ada satu peninggalan Kamehameha yang berkesan: Undang-undang perlindungan HAM bagi non kombatan atau orang-orang yang tidak ikut memberontak.

Pada 1795 Kamehameha memimpin sebuah operasi pamungkas, Pertempuran Kawela. Misinya ialah mempertahankan Hawai dari perlawanan prajurit Maui dan Molokai. Dibantu 10 ribu prajurit, Kamehameha berlayar menggunakan 960 kano menuju Oahu. Musuh yang dihadapi ini tak main-main, yaitu Kalanikupule, tokoh pemberontak yang mempunyai beberapa batalyon prajurit tangguh.

Dari Oahu, pertemuran bergeser ke Pali , sebuah perbukitan berlapis dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut. Perang berlangsung sengit, sekitar 400 prajurit terlempar ke jurang dan tewas. Namun Kamehameha berhasil mengakhirinya dengan kemenangan. Pemberontakan pun tuntas dan Kerajaan Hawai resmi berdiri pada tahun yang sama.

Tempat seperti apa Pali?

Daerah ini bagai anti-tesis gambaran Hawai yang melulu pantai. Meskipun letaknya juga tak begitu jauh dari pantai, perbukitan Pali bisa membuat orang-orang berkata, “ini Hawaii yang berbeda”.

View from Shenron's eye🐉 #paradiseisland #Hawaii

A post shared by Kenya Okuno🇯🇵 (@kenyask8) on

Di Pali ada sebuah tebing berlubang, Pali Puka (lubang dalam bahasa lokal). Panjangnya tak lebih dari 1 meter. Tetapi sedikit celah saja sudah diincar backpacker. Orang-orang menyebutnya tunnel. Memang seperti terowongan yang bisa menjangkau lanskap Honolulu beserta lautnya.

Menempuh Pali Puka bukan usaha remeh temeh. Jalurnya setapak kaki dan hanya berpagar angin di kiri maupun kanan. Sepertinya tujuan ini hanya cocok buat orang-orang yang tidak menyukai kemudahan. Namun ketika berdiri di depan puka, tampaknya itu sebuah frame foto besar. Di sinilah Hawai bermula, pertempuran akbar King Kamehameha The Great.

#palipuka #palipukahike #mountains #hiking #ohau #Hawaii

A post shared by Marie Hélène (@mary.h.p) on

 

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here