Desa Wisata Kreatif Terong, Destinasi Wisata Baru di Belitung

0
835
Pulau Lengkuas, Belitung
Pulau Lengkuas, Belitung, foto: Instagram @noverasari

OnWeekend –  Pernah singgah dan menginap di desa wisata? Bagi yang belum pernah liburan ke desa wisata, mungkin Desa Wisata Kreatif Terong, Sijuk, Belitung bisa menjadi pilihan untuk merasakan suasana pedesaan. Desa ini merupakan salah satu destinasi yang pas untuk liburan keluarga, khusunya bagi masyarakat di Belitung.

Setelah soft launching pada Sabtu (17/12), Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata, Oneng Setya Harini mengatakan, desa wisata ini menjadi salah satu percontohan desa wisata yang berada di salah satu destinasi prioritas. “Harapan kami, desa wisata di kawasan ini bisa meningkatkan nilai jual Tanjung Kelayang khususnya dan Belitung pada umumnya,” papar Oneng, Senin (19/12).

Peluncuran Desa Wisata Kreatif Terong, Sijuk, Belitung ini bisa terealisasi lantaran ada kerja sama antara Local Work Group Destination Management Organization (LWG-DMO) dengan kelompok masyarakat dan Pemerintah Desa Terong. LWG-DMO merupakan lembaga independen bentukan Kemenpar untuk tata kelola destinasi pariwisata. “Pentahelix-nya jalan. Semuanya langsung connect,” kata wanita berkerudung itu.

Ide awal Pantahelix ini berasal dari Menpar Arief Yahya. Konsepnya mengkolaborasi lima unsur subjek atau stakeholder pariwisata di kawasan itu. Academician, Business, Community, Government dan Media.

Bagi Oneng, community itu adalah bagian yang sangat penting. Budaya, adat istiadat, kuliner, kesenian mereka adalah aset yang bukan hanya indah sebagai cultural value, tetapi juga menaikkan nilai atraksi kawasan destinasi tersebut. “Ingat 60 persen wisman itu masuk ke Indonesia karena alasan cultural, sisanya 35 persen nature dan 5 persen man made. Dan masyarakat pasti happy, karena mereka langsung mendapatkan benefit dari services pariwisata. Seeing is believing!” imbuh Oneng.

Belitung memang menyuguhkan apa yang wisatawan butuhkan. Mulai dari wisata pantai dan pulau, laut, hutan, sungai, hingga kuliner, semua ada di sana. Selain itu, Belitung memberikan kesempatan bagi para wisatawan untuk membuka komunikasi dan interaksi seluas-luasnya dengan ragam budaya dan orang-orang di sana.

Kreasi kreatif empat komunitas di Desa Wisata Terong, Sijuk, membuktikan itu. Empat destinasi unggulan, jadi bisa disaksikan di Pesona Wisata Mangrove, Pesona Wisata View Bukit Tebalu dan Pesona Agrowisata.

Kelompok Bukit Tebalu Simpor Laki mengandalkan wisata alam perbukitan, hiking dan bumi perkemahan.  Panorama alamnya bagus. Ada empat bukit dengan jejeran batu granit yang bisa dinikmati.

Yang kedua, Kelompok Air Rusa Berehun. Komunitas ini sukses mengkreasikan lahan bekas tambang timah dengan produk kuliner lokal.  Yang ketiga, kelompok tani agrowisata perkebunan sayur dengan produk wisata edukatif untuk pelajar.

Dan yang keempat, kelompok pemuda pecinta alam yang memanfaatkan hutan mangrove dan pantai yang landai dan sangat luas untuk dijadikan desa wisata yang layak jual. “Paket wisata unik lain yang ditawarkan adalah nyungkor, nyumek, ngeremis, mincing bejaor, nyulo,mukat dan belajar nganyam. Desa Wisata di Kabupaten Belitung juga telah siap memasarkan homestyanya melalui digital. Ada sekitar 40 homestay yang telah siap jual,” katanya.

Bupati Belitung, Sahani Saleh, ikutan sumringah. Sahani mengaku makin optimistis mengembangkan pariwisata sebagai sektor unggulan pasca tambang. “Alhamdulillah sekarang beberapa desa sudah memiliki destinasi. Saya berharap pengembangan pariwisata ini menjadi lebih kreatif lagi.,” ungkap Bupati. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here