Buku-buku Fiksi yang Berhasil Memprediksi Masa Depan

0
358
Gulliver’s Travels
Gulliver’s Travels, foto: ist

OnWeekend – Sering kita dengar dan baca tentang ramalan masa depan oleh para ahli terdahulu. Salah satu yang terkenal mungkin ramalan Nostradamus. Banyak yang percaya bahwa karyanya sukses memprediksi masa depan, tapi tak sedikit juga yang meragukan karena prediksi tersebut ada yang meleset.

Namun, siapa sangka novel fiksi juga sukses memprediksi masa depan. Meskipun genre fiksi tergolong karya yang imajiner, akan tetapi bentuk dasar ceritanya berangkat dari sebuah fakta. Oleh karena itu karya fiksi disebut juga sebagai fiksi non fiksi.

Dikutip dari bussinesinsider.com, berikut beberapa karya fiksi yang berhasil memprediksi masa depan.

Gulliver’s Travels

Gulliver’s Travels merupakan karya fiksi yang ditulis oleh Jonathan Swift pada tahun 1726. Dalam karyanya, pria asal Irlandia ini menceritakan tentang yang ada di Planet Mars. Ternyata pada tahun 1877 menemukan dua satelit yang kita kenal dengan nama Phobos dan Deimos.

Gulliver’s Travels bercerita tentang seorang anak laki-laki yang terdampar negeri asing yang berpenduduk kerdil. Di negeri tersebut Gulliver dianggap sebagai musuh karena memiliki postur tubuh seperti raksasa oleh penduduk setempat.

Frankenstein

Karya Mary Shelley ini ditulis pada 1818. Frankenstein menceritakan tentang seorang ilmuan yang bereksperimen menggunakan bagian tubuhnya yang tidak berfungsi lagi untuk menciptakan seorang manusia dengan aliran listrik.

Dari cerita tersebut menjadi awalan untuk mencoba metode transplantasi dalam dunia medis. Awalnya metode ini mendapat kritikan dari berbagai kalangan. Namun, keraguan tersebut terbantahkan ketika Christian Barnard berhasil menjalani transplantasi hati pada tahun 1967.

Twenty Thousand Leagues Under the Sea

Pada tahun 1870 seorang pencerita asal Prancis, Jules Verne, menulis cerita berjudul Twenty Thousand Leagues Under the Sea. Dalam cerita tersebut, Verne menulis tentang sebuah kapal selam bertenaga listrik. Dan, setelah 90 tahun karya tersebut terbit, kapal selam bertenaga listrik benar-benar dibuat.

Looking Backward

Mungkin banyak yang tak mengira jika kartu kredit yang digunakan hari ini oleh dunia perbankan ternyata sudah diprediksi oleh Edward Bellamy. Dalam novel science fictionnya yang terbit pada 1888, Bellamy berkisah tentang seorang anak yang tertidur selama 113 tahun. Anak tersebut terbangun pada era millennium. Anak tersebut terperangah ketika orang bertransaksi menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Dan, sekitar tahun 1950-an kartu yang diceritakan oleh Edward Bellamy itu diciptakan.

Selain buku-buku fiksi diatas, masih ada beberapa karya dari pencerita-pencerita kelas dunia yang berhasil memprediksi masa depan seperti The World Set Free karya karya H.G. Well mengenai bom atom, A Space Odyssey karya Arthur C. Clarke yang menceritakan iPad, The Machine Stops karya E.M. Foster mengenai video call Skype, A Fall of Moondust karya Arthur C. Clarke mengenai perjalanan ke luar angkasa.

Ternyata dunia kita hari ini telah diprediksi lewat imajinasi kreatif oleh para pencerita hebat dunia. Lalu, akan seperti apa masa depan umat manusia ke depannya? Mungkin salah satu dari kamu ada yang ingin membuat cerita tentang masa depan. Silakan dicoba! (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here