Akhirnya The Trees & The Wild Kembali Luncurkan Album Baru

0
382
The Trees and The Wild, foto: ist

OnWeekend – Ada banyak musisi-musisi atau band-band indie yang sudah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah musik mancanegara. Manggung di berbagai negara atau mendapatkan apresiasi dari publik internasional menjadi tolak ukurnya. Salah satunya adalah band Indie bernama The Trees & The Wild. Selain wara-wiri manggung di luar negeri, The Trees & The Wild juga pernah disebut sebagai band Asia yang patut disaksikan penampilannya oleh majalah Time pada tahun 2011 lalu.

Lama tak merilis album, The Trees & The Wild akhirnya kembali merilis album baru setelah penantian selama 7 tahun. Band asal Bekasi ini meluncurkan album berjudul “Zaman, Zaman” pada 16 september lalu. Album terbarunya ini diklaim lebih inovatif. “Zaman, Zaman” menjadi album kedua setelah album berjudul “Rasuk” yang dirilis tahun 2009 lalu.

Masih mengusung semangat independen, semua materi dalam  “Zaman, Zaman” digarap semuanya sendiri. Dilansir dari Rolling Stones Indonesia, Sang vokalis, Remedy Maloni melaporkan dalam rilis pers bahwa setiap lagu diberikan beberapa pengembangan bertahun-tahun sebelum akhirnya menjadi sebuah kesatuan di rilisan final. Hasilnya adalah sebuah karya yang tidak biasa.

Zaman, Zaman sendiri bermaterikan 7 lagu yakni “Zaman, Zaman”, “Empati Tamako”, “Srangan”, “Monumen”, “Tuah/Sebak”, “Roulements”, dan “Saija”. Beberapa lagu dalam album tersebut sudah pernah dibawakan diatas panggung sebelumnya. Namun versi dalam album terbarunya ini dijamin baru.

Album yang berisi 7 lagu berdurasi selama hampir 1 jam ini sudah bisa didengarkan di Spotify dan Apple Music. Sementara versi fisik masih dijual secara bertahap. Selain itu, video klip lagu berjudul “Zaman, Zaman” juga sudah dirilis. Dalam lagu berdurasi 7 menit 47 detik tersebut masih terdengar intro yang cukup panjang khas lagu-lagu The Trees & The Wild sebelumnya.

The Trees & The Wild kini beranggotakan Remedy Waloni, Andra Budi Kurniawan, Charita Utami, Hertri Nur Pamungkas, dan Tyo Prasetya. album barunya ini adalah hasil inovasi mereka dalam mengkreasikan Sound mereka yang terinspirasi dari experimental noise, elemen ambient post-rock, moody electronica, dan banyak lagi pengaruh musik dunia lainnya. Inovasi-inovasi itulah yang membuat album anyar dari The Trees & The Wild tak bernuasa folk lagi. Meski begitu musik yang mereka usung masih tetap jenius dan berkelas. (*)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here